Senin, 04 Maret 2019

Sang Hebat

Ibu...
Hari ini aku melihatmu berpeluh keringat
Bekerja dari pagi hingga petang
Kau lakukan itu semua hanya agar putramu bisa makan

Ibu...
Fikiranku mulai melayang
Bagaimana mungkin aku bisa membalas jasamu
Dengan semua pengorbanan yang telah engkau lakukan kepadaku

Dan kini...
Kulitmu yang mulus berubah kerut
Dengan tulang punggung tak lagi lurus
Menandakan usiamu yang tak lagi muda

Ibu...
Jika aku diberi permintaan oleh Tuhan
Aku ingin tak ada tangis di hidupmu
Aku hanya ingin tawa bahagia di hidupmu
Tawa yang selalu menyejukkan hatiku

Ibu...
Hari ini kutuliskan bait puisi indah untukmu
Tidak ada yang lebih hebat dari puisi ini
Bahkan cinta dari Rama kepada Shinta,
Tak dapat melebihi cintaku kepadamu ibu

Kau lah sang hebat yang menghebatkan orang lain

Cinta Tanpa Batas

Putih laksana kesucian insani
Hitam laksana ketegasan abadi
Dimalam gelap yang tak terlihat
Namun menerangi sampai lubuk terdalam
Tidak ada kata yang seindah kata ini, tauhid
Ragu diri ini?
Tak sama sekali
Gentar diri ini?
Tak sama sekali
Kecintaan tanpa batas pada selembar kain putih
Mengangkat kedamaian di atas kemunafikan

Minggu, 03 Maret 2019

Kau Adalah Senja

Kau adalah senja
Menghipnotis semua mata yang terpana
Tak dapat diungkapkan dengan kata-kata

Kau adalah senja
Membius diriku terpaku
Hingga waktu tak dapat berlalu
Diam membisu

Kau adalah senja
Merubah seorang budak menjadi raja
Terbesit indah selamanya

Ada apa denganmu?

Ada apa denganmu? Narasi yang kau lontarkan kala itu, kini terinjak oleh kakimu sendiri. Seharusnya kau bertanggung jawab atas apa-apa saj...