Hay, apa kabar cantik itu. Apakah cantik itu masih milikku. Cantik dari anugerah Tuhan, hingga aku dapat melihatnya dan memilikimu.
Hari ini aku ingin menyampaikan rindu, rindu yang telah menyesakkan dadaku. Sering sekali rindu ini kusampaikan padamu melalui senja. Dan juga angin yang bertiup ke tenggara. Tapi, aku tidak tau apakah pesan rindu itu sampai kepada pemilik rindu yang dituju.
Di pagi hari, aku sering duduk di luar sendiri. Sambil menatap ke langit yang masih bersih. Dengan sinar mentari perlahan menghangatkan tubuhku. Sungguh aku membayangkan hangat itu adalah hangatnya dari pelukanmu. Sesekali kupejamkan mata, berharap ketika aku membuka mata, kau hadir di depanku. Burung-burung pun tidak kalah gembiranya di pagi itu. Terbang kesana kemari saling bersahut-sahutan. Tanpa takut jatuh ke dalam dunia peraduan.
Rabu, 29 Mei 2019
Kusampaikan Rindu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ada apa denganmu?
Ada apa denganmu? Narasi yang kau lontarkan kala itu, kini terinjak oleh kakimu sendiri. Seharusnya kau bertanggung jawab atas apa-apa saj...
-
Seperti biasa, Lisa duduk sendiri di pagi hari bersama ikan peliharaannya. Pagi itu angin begitu lembut berhembus. Udara segar yang menyelim...
-
Masa lalu yang kuceritakan hari ini adalah tentangmu. Bukan, ini tentang kita. Saat dimana kita tidak mengerti makna mencintai sebenarnya. M...
-
Aku menghargai semua usahamu untuk kita menjadi seperti dulu Bukan aku tak ingin, aku sangat ingin, merasakan suasana seperti dulu. Tertaw...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar